Showing posts with label Raspberrypi. Show all posts
Showing posts with label Raspberrypi. Show all posts

Raspberry Pi tanpa Display

Raspberry pi adalah mini pc dengan ukuran kartu kredit. Dengan Arm 700Mhz dan interface untuk display hanya terdapat HDMI dan RCA. Saya bingung karena Raspberry Pi tidak dilengkapi dengan interface dengan VGA, yang terdapat di komputer pada umumnya.

Terus bagaimana cara menggunakannya kalau g ada display yang dukung HDMI atau RCA??

Gampang ternyata dengan berbekalkan switch dan kabel lan ternyata bisa. Bisa di akalin dengan menggunakan ssh (remote server di linux)
Tahapnya sederhana:
1. Install os di SdCard Raspberry (yang saya gunakan linux debian)
2. Booting from SdCard.
Cara untuk menyalakan Raspberry pi dengan menyambungkan ke listrik (Saat booting ada lampu indikator yang berkelip).

3. Sambungkan Lan di port RJ45 dan switch yang tersambung dengan DHCP server (indikator lampu menyala saat Raspberry pi mendapat IP DHCP).
linux debian default Raspberry pi disetting dengan DHCP client aktif.
4. Setelah itu login ke komputer dengan OS Linux.
5. Install program scan port
$sudo apt-get install nmap (Untuk Ubuntu)
6. Scan port raspberry pi
$ifconfig (melihat ip pada eth0 misal ip=192.168.1.3)
$sudo nmap -A 192.168.1.1/24 (scan seluruh port pada range 192.168.1.1/24 - 192.168.1.255)
7. Cek ip Network interface dengan logo Raspberry pi (misal ip=192.168.1.5)
8. Remote SSH Raspberry pi
$sudo ssh pi@192.168.1.5
dengan password = raspberry

Selamat mencoba

Pengaman Optocoupler untuk Mikrokontroler.


Dalam pembuatan interfacing pada mikrokontroler dibutuhkan rangkain pengaman, jenis-jenis rangkaian pengaman banyak. mulai dari ic buffer, h-bridge, relay, rangkaian zener, dan optocoupler. 
masing-masing ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.


Saya menggunakan icoptocoupler ini untuk pengamanan input dan output raspberry pi yang baru dibeli beberapa hari lalu di http://www.famosastudio.com/ GPIO raspberry pi sangat sensitif dan tidak memiliki pengaman. jadi jika ada kesalahan wiring (salah sambung kabel) bisa mengakibatkan short circuit dan merusak raspberry pi nya.

Dari beberapa jenis pengaman diatas dipilih optocoupler karena mudah (karena IC) dan bisa mendrive input/ output hingga 12V bahkan lebih karena catudaya yang terpisah antara raspberry pi dan IO nya.
responnya juga lebih cepat dan mampu mendrive PWM meskipun hanya ada 1 PWM di raspberry pi.

Saat ini saya mencoba dengan IC dengan 4 DIP jadi perlu resistor untuk membatasi arus yang melewati IC optocoupler. rangkaiannya seperti dibawah
IC optocoupler dengan 2 kaki
Rangkaian interfacing optocoupler output

Bagian kiri ke mikro (saklar) bagian kanan untuk IO. untuk resistor bisa dihitung sendiri dengan rumus V=IR (elektronika dasar) misal nilai Vout=5 volt, I = 50 ma (untuk raspberry) R=5V/50ma=100 ohm. untuk output bisa dihitung sendiri ya.

contoh datasheet ic optocopler DIP 6 pin
http://www.vishay.com/docs/83725/4n25.pdf